CINTA DAN AGAMA
singkatan dari bahasa inggris Long Distance Relationship, yang di gunakan kebanyakan anak mudah sekarang yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Untuk seorang yang berani menjalani hubungan jarak jauh menurutku mereka adalah orang-orang yang hebat. Bisa memegang komitmen dan bisa mempercayai pasangan masing-masing, mengerti keadaan pasangan saat tidak ada kabar, menunggu dalam waktu yang lama, dan bertahan dalam kerinduan, itulah hebatnya mereka.
Jika kalian masih mengeluh dengan hubungan LDR yang hanya karena berbeda pendapat, menuntut selalu ada di samping atau karena berbeda kota, dan negara, bagaimana dengan mereka yang menjalani hubungan LDR karena beda agama ? Tidak ada orang yang ingin menjalani hubungan beda agama. " Karena itu Tuhan nyiptain Cinta biar yang beda bisa nyatu", kutipan dari Film lama yang berjudul CIN(T)A. Hubungan Cinta beda agama bisa terjadi kepada siapa saja, namun begitu banyak orang juga yang menentangnya. Aku pernah berfikir mengapa Tuhan mempertemukan jika pada akhirnya agama yang memisahkan.
belum pernah merasakannya kan ? Jarak antara mereka memang tidak jauh, bahkan untuk berkomunikasih bisa berhadapan langsung, bisa pergi ke tempat ibadah sama-sama tapi hanya sampai di halaman saja, ada tembok besar yang menghalangi mereka karena itu mereka tidak bisa masuk sama-sama. dan tahukah kalian pergumulan paling berat dalam hubungan beda agama yaitu mereka hanya punya tiga pilihan yang begitu berat dan harus di putuskan segera mungkin.
1. Salah satunya harus mengalah dan mengikuti keyakinan pasangannya, pilihan ini adalah pilihan yang akan menyakiti begitu banyak orang, berbagai pertentangan akan di hadapi terutama dari keluarga, dan kemungkinan terburuknya adalah kita akan menikah tanpa restu dari orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Dan yang terparah adalah menghianati agama dan Tuhan.
2. Memilih tetap berhubungan dan berkomitmen menjalani pernikahan beda agama di masa depan, yang masi satu agama saja masi sering terjadi konflik, bagaimana dengan mereka yang hidup satu rumah tapi beda keyakinan ? salah satu harapan terbesar semua pasangan di dunia ini adalah datang bergandengan tangan beribadah kepada Tuhan mereka masing-masing. Resiko dari pilihan ini tentu akan berdampak buruk bagi anak-anak mereka.
3. Mengakhiri Hubungan, tidak ada manusia di dunia ini yang menginginkan hubungan percintaannya berakhir. semua orang yang saling mencintai ingin bersatu. Tapi bagaimana dengan mereka yang beda agama ? bukankah rasanya begitu tidak adil ? di pertemukan lalu akhirnya di pisahkan karena agama.
Rasa sakit yang akan kamu alami saat itu adalah sebuah keputusasaan yang benar-benar tidak bisa kamu bayangkan sendiri. Mengutuk semua keadaan yang rasanya tidak bisa berpihak sama kita. Namun perlahan-lahan ketika kita bisa mengerti dan mengiklaskan semuanya dengan hati yang iklas kita akan paham rencana Tuhan yang begitu dasyat. kadang Tuhan hanya ingin mempertemukan tapi tidak mempersatukan. Tuhan hanya ingin menguji umatnya apakah umatnya lebih mencintai ciptaan-Nya atau pencipta-NYa.
Merelakan orang yang kita cintai tidak akan mudah, namun apakah kamu akan tetap bertahan dalam cinta yang Tuhan tidak restui ? bertahan dalam cinta yang akan menyakiti keluargamu ?
Mengakhiri hubungan adalah pilihan yang paling tepat. Merelakan dia bahagia dengan orang lain yang bisa menuntunnya lebih dekat dengan sang Pencipta adalah bentuk cinta yang sempurna.
Itulah kekuatan Cinta,
Mencintai tanpa Rencana,
Mencintai tanpa Membeda-bedakan, dan
Mencintai untuk Merelakan.
Itulah Anugerah terbesar yang di berikan Tuhan.
belum pernah merasakannya kan ? Jarak antara mereka memang tidak jauh, bahkan untuk berkomunikasih bisa berhadapan langsung, bisa pergi ke tempat ibadah sama-sama tapi hanya sampai di halaman saja, ada tembok besar yang menghalangi mereka karena itu mereka tidak bisa masuk sama-sama. dan tahukah kalian pergumulan paling berat dalam hubungan beda agama yaitu mereka hanya punya tiga pilihan yang begitu berat dan harus di putuskan segera mungkin.
1. Salah satunya harus mengalah dan mengikuti keyakinan pasangannya, pilihan ini adalah pilihan yang akan menyakiti begitu banyak orang, berbagai pertentangan akan di hadapi terutama dari keluarga, dan kemungkinan terburuknya adalah kita akan menikah tanpa restu dari orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Dan yang terparah adalah menghianati agama dan Tuhan.
2. Memilih tetap berhubungan dan berkomitmen menjalani pernikahan beda agama di masa depan, yang masi satu agama saja masi sering terjadi konflik, bagaimana dengan mereka yang hidup satu rumah tapi beda keyakinan ? salah satu harapan terbesar semua pasangan di dunia ini adalah datang bergandengan tangan beribadah kepada Tuhan mereka masing-masing. Resiko dari pilihan ini tentu akan berdampak buruk bagi anak-anak mereka.
3. Mengakhiri Hubungan, tidak ada manusia di dunia ini yang menginginkan hubungan percintaannya berakhir. semua orang yang saling mencintai ingin bersatu. Tapi bagaimana dengan mereka yang beda agama ? bukankah rasanya begitu tidak adil ? di pertemukan lalu akhirnya di pisahkan karena agama.
Rasa sakit yang akan kamu alami saat itu adalah sebuah keputusasaan yang benar-benar tidak bisa kamu bayangkan sendiri. Mengutuk semua keadaan yang rasanya tidak bisa berpihak sama kita. Namun perlahan-lahan ketika kita bisa mengerti dan mengiklaskan semuanya dengan hati yang iklas kita akan paham rencana Tuhan yang begitu dasyat. kadang Tuhan hanya ingin mempertemukan tapi tidak mempersatukan. Tuhan hanya ingin menguji umatnya apakah umatnya lebih mencintai ciptaan-Nya atau pencipta-NYa.
Merelakan orang yang kita cintai tidak akan mudah, namun apakah kamu akan tetap bertahan dalam cinta yang Tuhan tidak restui ? bertahan dalam cinta yang akan menyakiti keluargamu ?
Mengakhiri hubungan adalah pilihan yang paling tepat. Merelakan dia bahagia dengan orang lain yang bisa menuntunnya lebih dekat dengan sang Pencipta adalah bentuk cinta yang sempurna.
Itulah kekuatan Cinta,
Mencintai tanpa Rencana,
Mencintai tanpa Membeda-bedakan, dan
Mencintai untuk Merelakan.
Itulah Anugerah terbesar yang di berikan Tuhan.

Komentar
Posting Komentar