Apa Tujuan Kita ?





Mencintai sesuatu yang di lakukan selalu memberikan kepuasan tersendiri dalam hidup kita.
Mengucap syukur untuk sesuatu yang boleh terjadi dalam hidup kita tidaklah mudah apalagi jika itu adalah sesuatu yang sangat menyakitkan bagi kita. Namun memendam masalah justru akan lebih menyakitkan. dan akan membuat diri kita perlahan-perlahan menjadi pribadi yang suka memendam yang bisa menghancurkan diri kita sendiri. Percayalah, dan syukuri maka sesuatu yang luar biasa akan kita rasakan. ketenangan, kedamaian, suka cita adalah sesuatu yang tidak bisa kita dapatkan dari orang lain.


Umur seseorang terus bertambah setiap tahun, umur menjadi sesuatu yang tidak bisa kita hindari. dan tua adalah sesuatu yang pasti akan terjadi dalam hidup kita. Tapi menjadi Dewasa adalah keputusan. Banyak orang yang kita temui usia mereka sudah tua, tapi sifatnya masi kekanak-kanakan, apalagi dengan perkembangan zaman sekarang semua media sosial seakan menjadi tempat untuk  mengumbar doa, menjadi tempat untuk menyinggung seseorang dan menjadi batu sandungan untuk orang lain.
Namun ada juga orang yang kita temui yang umurnya masih mudah tapi sifatnya berbanding terbalik dari yang berumur tua tersebut, atau lebih tepatnya lebih dewasa. Dewasa dalam menyikapi masalah, bisa menjadi penyemangat bagi seseorang yang sedang dalam masalah selalu berfikiran positif  dalam menyikapi masalah.

Apakah kita masih akan fokus pada kenikmatan yang dunia berikan ?
fokus untuk memperkaya diri sendiri atau fokus memperbaiki diri ?

Manusia ketika jatuh kedalam Dosa Tuhan menyiapkan segalah sesuatu yang kita butuhkan di dunia ini, namun manusia kadang lupa dan tanpa sadar terlalu mencintai ciptaan Tuhan dari pada pencipta-Nya sampai akhirnya banyak dari kita yang menghalalkan segalah cara untuk bisa mendapatkan keinginan kita. kita dibutakan dengan kenikmatan dunia dan terus fokus memperkaya diri tanpa berusaha memperbaiki diri. Berusaha dan Mencari adalah cara manusia bisa bertahan dan menjadi insan yang di pandang baik oleh dunia ini. Namun apakah Pandangan Tuhan akan sama dengan pandangan dunia ini ?

Musuh terbesar dalam hidup ini adalah diri kita sendiri.
kita terlalu sibuk membandingkan diri kita dengan orang lain, melihat kesuksesan dan kebahagiaan orang lain membuat kita merasa down atau tidak bersemangat lagi. Kita hanya fokus melihat hasil dan tidak mau melihat usaha orang lain untuk bisa sampai ke tahap tersebut.

pertanyaannya adalah Apakah yang menjadi tujuan hidup kita ?

yang paling dekat dengan kita hanya kematian, Rahasia Tuhan yang tidak bisa manusia rencanakan.
kekayaan tidak akan bisa membuat kita bahagia. Banyak orang di luar sana yang terlalu mencintai kekayaannya dan hanya di penuhi rasa khawatir dalam hidupnnya. Dan banyak pula orang di luar sana yang hidupnya berkekurangan dan berkecukupan tapi dipenuhi harta tanpa kekawatiran karena harta mereka berada di hati mereka.

Pilihannya ada di tangan kita, saya mengajak kalian semua untuk merenungkannya.

selamat malam!
Tuhan Yesus Memberkati.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Temukan Jawabannya di Matamu

Terimakasih

HADAPI MASALAHMU- HIDUP ITU INDAH