Ketika Tuhan Memaksaku Bangun di Waktu Subuh


Aktivitas yang begitu rutin dan melelahkan, dan waktu yang berjalan tanpa jedah. berangkat dari kos pukul 11.00 dan kembali ke kos ketika si waktu kadang menunjukkan pukul 23.00. waktuku habis 12 jam di pekerjaan, membuat waktuku untuk Tuhan menjadi sangat sedikit. hampir satu mingu ini bahkan untuk saat teduh saja aku lupa. ketika sampai di rumah, aku langsung masuk kamar mandi membersihkan diri lalu langsung masuk kamar main HP sampai pukul 00.00. ketika sudah ngantuk, aku hanya berkata sama Tuhan, Tuhan boleh aku istirahat sekarang ? maaf karena aku langsung tidur, aku lelah dan ingin segera terlelap dalam tidurku. dan ketika pagi menjemput, ku lihat jam masih sangat jauh dari pukul 11.00 ku lanjutkan tidurku lagi tanpa menyapa Tuhan lebih dulu. dalam hatiku aku hanya berkata," Tuhan maaf boleh kah ku lanjutkan tidurku sedikit lagi ?". berapa kali aku mengecewakan Tuhan yang selalu menunggu waktuku untuk datang walau hanya satu jam..

hari ini ketika waktu menunjukan pukul 03.00 subuh aku terbangun, dan aku sadar Tuhan yang membangunkanku. sebelum tidur, aku berkata sama Tuhan " besok subuh aku akan bangun pagi dan datang sama Tuhan". tapi, ketika ku buka mata dan ku lihat jam aku masih berkompromi lagi dengan Tuhan. "Tuhan boleh aku tidur 1 jam lagi?" aku langsung tertidur. ketika pukul 04.30 aku terbangun lagi, dengan mata yang belum bisa terbuka aku bergegas bangun sambil memeluk bantal guling menuju meja belajar. ku nyalakan laptop sambil membaringkan pipiku di Alkitab, aku berkata Tuhan aku begitu ngantuk. Namun ada sesuatu yang kurasakan yang begitu memaksaku untuk bangun dan  aku kembali di ingatkan ada surat yang harus aku selesaikan dan harus menyicil laporan yang begitu banyak. 
Tuhan begitu baik, Pukul 06.00 setelah selesai saat teduh aku mengerjakan beberapa laporan, walaupun semuanya belum selesai namun ada sedikit yang bisa aku kerjakan.

Tuhan menjagaku di sepanjang perjalananku, di setiap pekerjaan yang kulakukan, menuntunku, memberikan aku kesehatan, kekuatan, rejeki. semuanya Tuhan berikan tapi untuk waktuku, aku masih hitung-hitungan dengan Tuhan.
Dengan cinta-Nya yang luar biasa kepadaku Tuhan tak pernah lelah menjagaku.
hari ini aku ada, semua karena kemurahan Tuhan.

Terimakasih Tuhan, untuk setiap permasalahan yang boleh aku lewati bersama-Mu
cara-Mu mendewasakan ku tak mudah, namun aku ingin menikmati setiap proses berjalan bersama Tuhan.

GOD BLESS.
28 feb '19

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Temukan Jawabannya di Matamu

Terimakasih

HADAPI MASALAHMU- HIDUP ITU INDAH