untuk adikku Bahagialah Dalam Penantianmu
Angka yang Bertambah tidak menentukan Seseorang menjadi Dewasa..
Tua itu pasti, tapi Dewasa adalah Pilihan..
Umur 23 tahun bukan lagi kategori remaja, dan tidak pas juga jika aku menyebutmu Dewasa..
23 tahun perjalanan hidupmu, tentu banyak mengajarkan banyak hal dalam hidupmu..
Selamat memasuki tahap baru dalam hidupmu..
Tetaplah setia menantikan waktu yang terbaik dari Tuhan,
bahagialah dalam penantianmu..
karena Tuhan selalu punya kejutan-kejutan luar biasa dalam hidupmu..
Ijaza bukanlah satu-satunya jalan untuk memperoleh pekerjaan di dunia ini..
Nikmati waktumu sebelum dunia pekerjaan memanggilmu..
Dunia yang bisa saja mengubahmu, dan mengambil semua waktumu..
kita saudara tapi tak pernah satu arah..
waktu kecil, pekerjaan kita hanya bertengkar. dan ketika memasuki SMP aku sudah tidak bisa lagi bermain sepanjang waktu bersamamu, aku melanjutkan sekolah yang lumayan jauh dari rumah..
waktu terus berjalan membuatku terbiasa hidup dengan mandiri, mengurus semuanya sendiri, dan bepergian sendirian, sehingga kadang membuatku sedikit egois, merasa bisa menyelesaikan semuanya.
aku menyukai pekerjaanku di luar, bahkan sampai harus lembur tiap hari.. tidak masalah buatku,
tiap hari ketika pulang aku mendapatimu sudah tertidur, dan ketika bangun pagi, ku lihat kau sibuk dengan Alkitab, buku, laptop dan kadang tak sempat menyapamu karena aku sibuk mengejar waktu agar tidak terlambat ke kantor.
aku tidak menyukai pekerjaan rumah, terutama mencuci baju, mencuci piring, masak nasi, menyapu kamar, lipat baju...
dan kamu sangat jarang mempertanyakan itu, dan kamu juga adalah satu-satunya orang yang paling sabar menyelesaikan semua pekerjaan itu..
mungkin itulah arti persaudaraan yang sesungguhnya, saling melengkapi, bertengkar tapi tak pernah membenci.
selamat ulang tahun yaa, selamat Ulang Tahun, semoga Tahun-tahun berikutnya Tuhan memberikan kesempatan untuk berkumpul lengkap dengan Keluarga.


Komentar
Posting Komentar